Eccles Cakes: Kue Khas Inggris yang Gurih dan Manis
7 mins read

Eccles Cakes: Kue Khas Inggris yang Gurih dan Manis

Kehadiran eccles cakes selalu sukses memikat hati para pencinta kue manis tradisional di berbagai belahan dunia. Kalau kamu pertama kali melihatnya, bentuk dari kue ini memang sekilas tampak sederhana seperti pai bulat berukuran kecil. Permukaan luarnya dilapisi adonan pastry yang renyah dengan guratan sayatan kecil di bagian atasnya. Namun, di balik penampilannya yang mungil, olahan khas asal Inggris ini punya cita rasa lezat yang sangat intens. Sejarah panjang yang mengiringinya juga membuat kue klasik ini makin menarik untuk diulik.

Di negara asalnya, sajian ini bukan sekadar camilan manis biasa pendamping waktu santai. Kue ini sudah menjadi warisan kuliner yang sangat melekat dengan tradisi minum teh (afternoon tea) masyarakat Inggris. Tekstur kulit luarnya yang renyah berpadu sempurna dengan isian kismis dan rempah-rempah yang melimpah di dalamnya. Perpaduan rasa manis, gurih, dan legit ini dijamin bakal bikin kamu ketagihan sejak gigitan pertama!

Mengenal Apa Itu Eccles Cakes

Secara sederhana, eccles cakes adalah kue bundar kecil yang terbuat dari adonan flaky pastry atau puff pastry dan diisi buah kismis kering. Nama kue ini diambil langsung dari nama kota asalnya, yaitu Eccles, yang terletak di wilayah Greater Manchester, Inggris. Makanan manis ini terkenal karena perpaduan rasa mentega yang gurih pada kulitnya serta rasa manis legit dari isian buah di dalamnya.

Proses pembuatannya mengandalkan adonan pastry yang dipipihkan lalu diisi dengan campuran kismis (currants), gula, mentega, dan rempah harum. Setelah dibentuk bulat agak pipih, permukaan atasnya diberi sedikit sayatan pisau dan taburan gula pasir kasar. Saat dipanggang di dalam oven panas, gula pasir di bagian luar akan meleleh membentuk lapisan karamel renyah yang sangat menggoda selera.

Sejarah Unik dan Larangan di Masa Lalu

Kue tradisional yang lezat ini ternyata menyimpan rekam jejak sejarah yang sangat unik dan penuh drama. Kue ini pertama kali dijual secara komersial oleh seorang pria bernama James Birch pada tahun 1793 di kotanya. Namun, jauh sebelum dijual secara luas, resep kue ini sudah dipraktikkan oleh masyarakat lokal dalam perayaan keagamaan setempat.

Tahukah kamu bahwa kue ini pernah dilarang keras untuk dibuat dan dikonsumsi pada abad ke-17? Kala itu, kaum Puritan di bawah kepemimpinan Oliver Cromwell menganggap kue ini terlalu nikmat dan merangsang hawa nafsu secara berlebihan. Pemerintah saat itu bahkan mengaitkannya dengan tradisi paganisme yang dinilai merusak moral masyarakat. Siapa pun yang nekat membuat atau memakan kue ini bisa dikenakan sanksi hukum yang cukup berat! Beruntung, setelah masa pemerintahan tersebut berakhir, tradisi membuat kue lezat ini kembali bangkit dan bertahan hingga sekarang.

Ciri Khas Utama Eccles Cakes yang Otentik

Meskipun saat ini banyak variasi kue pastry serupa di pasaran, sajian otentik ini tetap punya ciri khas utama yang membedakannya dari kue lainnya:

  • Bentuk Bulat Pipih: Adonan dibentuk bulat dengan ukuran segegam tangan dan sedikit dipipihkan sebelum dipanggang.

  • Sayatan Khas di Bagian Atas: Permukaan atas adonan selalu diberi dua hingga tiga sayatan pisau kecil. Sayatan ini berfungsi sebagai ventilasi uap panas saat kue dipanggang.

  • Isian Kismis Melimpah: Bagian dalam kue benar-benar padat diisi oleh currants (kismis hitam kecil khas Eropa), bukan kismis biasa yang berukuran besar.

  • Sentuhan Karamel Mentega: Lelehan mentega dan gula pada adonan pastry menciptakan lapisan luar yang renyah dengan aroma karamel yang khas.

Rahasia Bahan Utama dan Isian Lezatnya

Kelezatan murni dari kue tradisional ini bersumber dari paduan bahan-bahan berkualitas yang diproses secara cermat. Tidak ada bahan kimia rumit yang digunakan, semuanya bersumber dari bahan baking klasik.

Adonan Puff Pastry Berlapis

Kulit luar kue menggunakan adonan pastry berlapis mentega yang kaya rasa. Saat dipanggang pada suhu tinggi, uap dari mentega akan membuat adonan mengembang membentuk lapisan-lapisan tipis yang renyah (flaky).

Isian Buah Kering yang Manis Segar

Buah kering yang digunakan secara tradisional adalah Vostizza currants. Jenis kismis kecil ini punya rasa manis yang tajam dengan sedikit sentuhan rasa asam segar. Buah kering ini dicampur bersama lelehan mentega dan gula agar teksturnya tetap lembut di dalam kue.

Sentuhan Rempah khas Eccles Cakes

Rahasia aroma harum dari isian kue ini terletak pada penambahan rempah-rempah hangat. Racikan rempah yang biasa digunakan adalah pala bubuk (nutmeg), kayu manis (cinnamon), dan terkadang ditambahkan sedikit parutan kulit jeruk (citrus peel). Kehadiran rempah ini memberikan sensasi hangat yang sangat pas saat dikunyah.

Panduan Menikmati Eccles Cakes Ala Warga Lokal

Masyarakat lokal di Inggris punya kebiasaan unik tersendiri untuk menikmati kue manis ini agar terasa jauh lebih nikmat:

  • Disajikan Bersama Keju Lancashire: Ini adalah cara paling otentik untuk menikmatinya! Perpaduan rasa manis dari kue dan rasa gurih asin dari keju Lancashire menciptakan sensasi rasa gurih manis (sweet & savory) yang sangat sempurna.

  • Pendamping Teh Hangat: Nikmati kue ini bersama secangkir teh hitam panas seperti English Breakfast atau Earl Grey di sore hari.

  • Dipanaskan Sebentar: Sebelum disantap, panaskan kue di dalam oven atau air fryer selama 2–3 menit. Langkah ini akan mengembalikan tekstur renyah adonan pastry dan melelehkan kembali isian buah di dalamnya.

Cara Praktis Membuat Versi Rumahan yang Lezat

Kamu juga bisa mencoba meracik kue manis ini sendiri di rumah dengan langkah-langkah yang cukup simpel. Kamu bahkan bisa memanfaatkan adonan instant puff pastry siap pakai yang dijual di supermarket!

Pertama, siapkan bahan isian dengan mencampurkan kismis hitam, gula cokelat (brown sugar), mentega leleh, sedikit parutan kulit jeruk, dan bubuk kayu manis di dalam wadah. Aduk semua bahan hingga tercampur rata.

Kedua, potong adonan puff pastry membentuk lingkaran-lingkaran kecil. Isikan satu sendok makan racikan kismis ke tengah adonan, lalu kuncupkan dan rapatkan pinggirannya hingga membentuk bola.

Ketiga, balik adonan sehingga bagian lipatan berada di bawah, lalu pipihkan perlahan menggunakan telapak tangan. Beri dua sayatan pisau di bagian atasnya, olesi dengan kocokan putih telur, dan taburi gula pasir kasar.

Terakhir, panggang kue di dalam oven bersuhu 200°C selama 15–20 menit hingga warnanya berubah menjadi cokelat keemasan yang cantik.

Alasan Kenapa Eccles Cakes Sangat Dicintai Dunia

Kepopuleran kue ini tidak pernah surut meskipun sudah berusia ratusan tahun. Dari toko roti kecil di Manchester, kini sajian ini bisa dijumpai di berbagai toko roti terkemuka di seluruh penjuru dunia.

Daya tarik utamanya ada pada kesederhanaan dan ketahanan fisiknya. Kue ini bisa bertahan beberapa hari tanpa mengubah tekstur lezatnya, sehingga sangat cocok dijadikan bekal perjalanan atau buah tangan. Perpaduan sejarah yang unik dan rasa manis klasik yang konsisten membuat kue ini akan selalu mendapat tempat di hati para pencinta kuliner.

Kesimpulan: Makanan Tradisional yang Wajib Kamu Coba

Eccles cakes adalah bukti nyata bahwa warisan resep tradisional yang dipertahankan dengan baik akan selalu dicintai sepanjang masa. Rasa gurih dari adonan pastry renyah dan manisnya isian rempah kismis menjadikan kue ini sajian istimewa yang tak lekang oleh waktu.

Jika kamu berkunjung ke Inggris atau menemukan kue ini di bakery lokal, jangan ragu untuk membelinya. Menyajikannya hangat bersama secangkir teh di sore hari dijamin akan memberikan pengalaman kuliner yang sangat berkesan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *